Assalamu’alaykum blogger! Bagaimana
suaramu? Sehat ? (Lho kok suara?)
Sebenarnya cerita ini ga terlalu penting tapi menurut saya perlu di tuliskan kembali.
Waktu itu saya sedang istirahat siang diteras masjid,
dan ternyata disana ada dosen saya dan seorang teman se prodi. Karena saya
merasa ga enak hati jadi saya bergabung bersama ibu dosen dan seorang teman
seprodi saya (ribetnya yaudah pake nama aja,
yang disamarkan. Panggil aja Melati. hehe) Nah bahasan kita panjang
banget mulai dari hal-hal serius tentang mata kuliah sampe hal-hal konyol yang membuang
tenaga karena kebanyakan tertawa. Perlu diketahui Melati ini termasuk anak
kesayangan bu dosen walaupun saya ga sekelas dengan melati, tapi saya sering
mendengar kabar bahwa dia salah satu mahasiswa ter kritis diprodi saya. Ya bisa
dibayangkan betapa Melati ini Jago ngomong, Jago debat, Jago dalam segala hal. Karena
sudah terlanjur masuk kedalam obrolan panjang jadi saya memutuskan untuk
mengakhiri dengan mengatakan “mohon maaf bu saya mau pamit duluan ya, ada pertemuan
dengan adik-adik mentoring” si ibu dosen bilang gini “Lho, cepat sekali? Atika
ternyata kamu asik diajak ngobrol seperti ini ya, diluar gini kamu asik.baru kali ini ibu mendengar suara kamu. soalnya didalam
kelas kamu pendiam.”
eh si Melati ngikut jawab “atika
kan memang pendiam bu, dia makhluk halus”
duhaai -_- duh duhhh,Saya disitu Cuma mesem mesem
antara ga enak hati sama malu. Jadi lah saya menjelaskan ke ibu dosen, “saya
jarang ngomong karena suara saya ga bisa keras-keras bu begini aja. jadi lebih baik saya
diam aja, saya ngomong ga terlalu berpengaruh” sambil terkekeh tertawa ibu dosen dan melati, ibu dosen menepuk-nepuk bahu
saya ketika saya mencium tangannya.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Ga ada manusia yang sempurna, silahkan berkomentar..Terima Kasih :)