Laman

Rabu, 03 Mei 2017

Kaca yang retak

Di suatu petang..
Bunyi pesan WA masuk
"Assalamu'alaikum kak atika lg sibuk nda?" Masuk pesan dari seorang adik tingkat di kampus
"Wa'alaykumsalam, baru pulang dari sekolah dek. Btw ad ap nih udah lama ya nda ketemu?"
"Iya kakak nd pernah main ke kampus. Kak aku mau cerita aku lagi khawatir banget nih. Ada pengurus yg ketauan "pacaran islami" dia kadep pula kak. Masalahnya dia itu sangat berperan di bem ini dan adik2 yg lain udah curiga. Kakak kapan ada wkt aku mau ketemu 😢"
Setelah Membaca pesan, Menaruh tas dan mulai terduduk. Dalam hati saya---kejadian lagi?

Suatu pagi
Saya sedang mengerjakan kerjaan di depan laptop sambil online. Ada seorang saudari yang nge chat ke messenger fb
Akhwat : "Ukh, anti online?"
Saya : "Iya nih. Ad ap?"
Akhwat :"Ukh ingat sama akh (nama disamarkan diganti putra) akh putra yg pernah ngasi materi media bla bla...?
Saya : iyaa ingatlah. Eh ada apa emang?
Akhwat : ukh coba cek, di fb nya masa dia foto bareng cewe pegangan tangan. Apa udah nikah? Ana yakin belum. Kok pegangan tangan? 😢
Saya : astaghfirullah, ana ga berteman kayaknya sama beliau di fb ukh. Mungkin adiknya? Kakaknya? Ibunya? Khusnudzon aja ya ukh.
Akhwat : iya. Ana udah khusnudzon tapi komen2 an temen2 nya kayaknya bukan deh itu pacarnya ukh. Ya Allah.

Setelah membaca pesan, memejamkan mata, menarik napas, log out fb. Dalam hati saya--- kejadian lagi?

Suatu malam
Mabit di rumah saudari akhwat, setelah tilawah kemudian diskusi. Ditengah diskusi tiba2 salah satu saudari dtg dan bercerita. "Ukh, ana tadi lewat kampus tapi ga sengaja ngeliat fulanah boncengan dengan fulan tapi laki-laki itu ana ga kenal ukh, udah nikah kah mereka?"
Yang satu menimpali "dia udah ga ada amanah dakwah, ukh"

Fenomena ini sungguh menyedihkan. Kaca-kaca itu telah retak. Lalu siapa yang menghancurkannya?


Bismillah.
Aku berlindung dari godaan syetan yang TERKUTUK! Jalan dakwah ini berat. Semua orang yang berdiri di sini pasti pernah merasakan jenuh dan keimanan naik turun. Bagi orang-orang yang hanya ingin bermain-main, saya ingin katakan berpikirlah dan jangan ikut-ikutan. Ikut trend pacaran yg diawali dgn hubungan abang ketemu gede alias abang adek an atau trend pacaran backstreet sembunyi2 didepan teman2 sesama aktivis dakwah tapi ga malu jalan di depan teman2 amah yg akhirnya sejagat raya tau bahwa engkau aktivis dakwah yang pacaran? Astaghfirullah. Rata-rata penyakit ini diawali seperti itu, mungkin ketika dilingkungan aktivis dakwah kampus dia tidak seperti itu sebab lingkungannya tidak mendukung. tetapi cobaan dan ujian justru dtg ketika diluar, dikalangan teman2 ngumpul kita. Kalo tidak kuat ya ujung2nya tergoda. Akhirnya mundur dari amanah dakwah, melepaskan diri dan ingin hidup bebas. Penyakit ini sangat banyak terjadi dikalangan ADK menurut saya labil yg tidak siap dgn dunia luar. Bahkan yang lama tertarbiyah pun masih kena penyakit ini apatah lagi yang masih seumur jagung. Ya rabbi. Jauhkan kami yg masih lajang dari penyakit ini dan jagalah kami agar menjaga diri sebelum mendapatkan yg halal.

Tidakkah hijau syurga Nya Allah lebih menggiurkan dibanding hati yang merah jambu?

Pontianak, april 2017
Sedih melihat fenomena kaca retak di kalangan adk