
Kembali, kembali…
Libur tiga minggu???benar-benar lama sekali menurut saya,gimana menurut mereka??? Saya juga tidak tahu pasti yang jelas saya tetap menikmati toh saya libur apa ga libur sama aja. Sama-sama sibuk!(sok sibuk >_<)
Tepat bulan februari lalu libur. saya benar adanya ga pulang kampung, Bukan karena saya betah di tempat menuntut ilmu ini tapi karena saya harus mengerjakan beberapa amanah yang telah tersemat di pundak saya (berlebihan ah J)
Tanggal 25 februari 2012 saya mendapat kesempatan yang belum pernah saya dapatkan yaitu menjadi bagian dari panitia “Munasharoh Palestine” (seneng banget ^^ bisa tergabung) tahun 2011 lalu saya memang memiliki amanah sebagai anggota Komisi A di Puskomda KALBAR/Fsldk kalbar, Nah sejak saya ikut dalam kegiatan “puskomdays” di bogor tahun lalu jadilah saya menjadi anggota puskomda.
Kembali ke soal liburan… hehe
Jadi saya memutuskan untuk tidak pulang kampung sebelum amanah selesai, setelah Aksi munasharoh di laksanakan dan berjalan lancar ternyata saya masih belum bisa pulang kampung. Why? - Karena saya harus mengikuti agenda “PMLDK LT” yang diadain oleh puskomda kalbar khususnya komisi B. saya menjadi peserta dalam agenda besar itu yang mendatangkan berbagai pembicara-pembicara luarrrrr biasa dan peserta yang luarrrr biasa pula yang terdiri dari kampus seKalbar. Kegiatan ini selama 2 hari 1 malam tepatnya di kampus saya tercinta sekaligus menjadi tuan rumah J agenda ini tepat pada tanggal 3-4 Maret 2012.
Di agenda ini kami para peserta di persiapkan untuk menjadi Leader nantinya yah walaupun memimpin diri sendiri itu seminimalnya… pokok dan inti dari pelatihan ini kita memang harus siap menjadi leader! Kapanpun dan kondisi bagaimanapun. Saya jadi tersentuh mendengar kisah sahabat yang berada di pelosok daerah Kalimantan. Mereka berusaha keras, sangat keras untuk bisa melegalkan sebuah LDK, melaksanakan kegiatan atau kisah-kisah lainnya yang sangat-sangat ironis dengan jaman sekarang (salut buat mereka)
Di akhir agenda kita para peserta di ajak membuat “pidato” tergantung dari kertas cabut undi dan semua harus SIAP jika namanya di panggil..
Tiba-tiba hal itu membuat saya sangat gugup dan bingung harus mengonsep pidato “dadakan” itu. Alhasil, saya bener-bener ga mempersiapkan konsepan sama sekali. kertas cabut undi saya berisikan perintah “sebagai ketua syiar dikampus saya memberikan kata sambutan untuk pembukaan kegiatan seminar Alquran peserta semua pengurus LDK dan civitas akademika muslim”
Alhamdulillah sebagai ketua syiar bukan ketua LDK (gumam saya sedikit lega)
1 peserta maju, 2, 3, 4, 5, 6, dst……. Saya tidak maju! -_- ternyata hanya perwakilan saja yang diambil sebab peserta terlampau banyakkkkk dan tidak mungkin untuk maju semua >_< saya legaaaaa karena tidak ada mengonsep sedikit katapun hanya bermodal percaya diri yang minim hehe
Hari kedua kegiatan dan akhir dari kegiatan ending yang baik… dan begitu banyak meninggalkan tetesan air mata, ukhuwah, kisah, muhasabah, serta jejak pemuda-pemuda kalbar yang SIAP menjadi pemimpin Ummat aamin ya rabbal alamin J
Pasca kegiatan saya pun memutuskan untuk pulang kekampung dan ber birul walidain, saatnya menuai kisah bersama orang tua, adik-adik serta sanak saudara di kampung saya tercintaaaa…
# semangatpemimpin, munasharoh Palestine,PMLDK-LT,”birul walidain” februari-maret 2012
