Suatu ketika kita berjumpa…
Apakah tujuan kita masih sama? Impian kita masih sama? Saat
itu diterik matahari kita duduk diatas bangku-bangku kosong masih mengenakan
seragam sekolah, sambil menatap matahari menerawang impian kita tentang masa depan.
Suatu ketika kita berjumpa…
Apakah kita masih saling berangkulan? Memegang pundak
masing-masing dari kita? Saat itu hujan deras membasahi seragam sekolah kita,
sambil menyelamatkan ransel-ransel yang berisi buku-buku pelajaran yang
menemani hari kita menimba ilmu.
Suatu ketika kita berjumpa…
Apakah kita akan bertanya tentang kabar? Tentang kenangan-kenangan
kita? Tentang guru kita? Tentang tempat bermain kita? Tentang pekerjaan kita
sekarang? Tentang teman-teman sekolah kita? Tentang…
Suatu ketika… kita berjumpa.
Aku hanya bisa berdoa suatu ketika kita berjumpa, kita masih
bisa saling berangkulan, tersenyum, tertawa dan bercerita banyak. Banyak
sekali.
Sekarang, Yang membuatku terbungkam adalah kita tidak bisa
saling menanyakan kabar, kita tidak bisa saling bercerita lagi, kan? Maksudku,
bukan. Bukan kita tidak bisa tapi… kita belum bisa. Kita belum bisa bertemu
lagi.Padahal kita juga akan bisa berkumpul kembali, kan? Berkumpul disuatu hari
nanti. Ditempat terindah yang Allah siapkan.
Selalu merindukan, kita berjumpa…
untuk Aisyah, Alfatihah...
ruang rindu, 05 Ramadhan 1436


