Assalamu’alaykum
…. Haloha :)
Alhamdulillah masih di berikan kesehatan.
Oh ya blogger, saya mau cerita-cerita nih tentang pengalaman mudik terjauh saya
…. Hehe berasa blog ada yang baca aja yak. Oke sebelumnya saya mohon maaf lahir
dan batin ya temanteman ^_^V
Saya akan mulai cerita perjalanan mudik
saya ke Medan, Sumatera Utara. dimulai
pada hari jumat 25 juli 2014 saya, mama, papa, dan kedua adik saya dini dan
fatur memulai perjalanan menuju bandara supadio Pontianak untuk terbang ke
batam. Sebenarnya ini bukan kali pertama saya pergi ke Medan, saya ingat waktu
terakhir kesana tahun 2003 yaa kira-kira 10 tahun yang lalu saya ga pernah ke
Medan lagi. Bisa di bayangkan dong betapa saya sudah agak lupa bagaimana
pemandangan kota medan. Oke lanjut cerita saya dan keluarga tiba di batam
kemudian melanjutkan penerbangan lagi ke medan. Akhirnya sampai juga ke kota
medan tepat azan maghrib berkumandang. dengan ke speechless an saya melihat
bandara Kuala Namu yang kata mama saya persis di Jeddah. Luar biasa. Dan perjalanan
menuju kampung papa masih jauhhh…. Hilang rasanya kelelahan saat di jalan.
Selama di sana kita berada di sebuah desa
yang di huni oleh orang-orang jawa, jadi judulnya aja pulkam ke medan.
Tapi Rasanya mah di tanah jawa hehe.
Saat lebaran disana ada sesuatu yang di cari. pasti kakek dan nenek. Karena
nenek dan kakek sudah di panggil Allah, saya hanya bisa berdoa saja semoga
kelak di tempat terindah yang Allah siapkan, kami bisa berkumpul kembali.
Aamiin.
Pada hari kamis 31 juli 2014 kita pergi ke
Berastagi. Nah tempat ini saya pernah kunjungi waktu pertama kali ke Medan
tahun 96 atau 97 gitu deh, kalo ga ada foto-fotonya mungkin saya juga udah lupa
kalo saya pernah berkunjung kesana.
Waktu kita kesana pada hari ke
empat idul fitiri yang manusianya sedang padat-padatnya kaya semut… rameee
banget dan Karena arus macet jadilah
kita mengelilingi Berastagi yang sampai sekarang pun saya ingat betul betapa
“horror” nya selama masa perjalanan pulang yang begitu menegangkan adalah jalan
berliku dan berkelok serta hujan dan petir yang menyambar di tambah lagi macet.
Wuidih benar-benar perjalanan yang penuh zikir, ikhtiar dan tawakkal deh. Betapa Allah masih sayang dengan
memberikan begitu banyak cerita di setiap perjalanannya. Masya Allah.
Ada jeda 1 hari buat istirahat, hari sabtu
nya 02 agustus 2014 kita naik bentor ( becak motor) keliling kota medan dan
melihat keadaan di jalanan dan disana lah sepuas-puasnya mengambil moment
terbaik buat di dokumentasikan hehe…
perjalanan
berlanjut hari minggu 03 agustus 2014 kita mengunjungi dua tempat dan
sebelumnnya kita melewati Universitas Sumatera Utara. Tempat yang di kunjungi
pertama adalah Wildlife gallery milik pak Rahmat shah (ayah raline shah) ya
Allah itu museum satwa yang sudah di awetkan, ketika masuk agak takjub tapi
lumayan bikin bulu kuduk merinding ding :D melihat beruang kutub segede gaban,
ular puanjanggggg melingkarrrrrr muehehe. Dan kemudian tempat kedua adalah
Istana Maimun yeeeah! Finally, Alhamdulillah kesampean jugak ke sana. Secara
anak sejarah gitu, sayangnya ga ada satu orangpun di sana yang bisa
ditanya-tanya kayak biasa saya ikut study tour ke tempat bersejarah. Jadi Cuma jeprat-jepret. Petualangan selesai.
07 agustus 2014 akhirnya kita pulang ke
Pontianak…………………..
Semoga masih di beri kesempatan, kesehatan
serta kekuatan untuk bisa kembali lagi menemui keluara sanak saudara disana.
aamiin
Itu perjalanan terakhir di kota medan,
kelihatannya sih masih kurang puas yak. Tapi bagi saya ini pengalaman paling
lama berada disana dan paling banyak hikmahnya. Disini juga ada beberapa foto
yang bisa saya share ke teman blogger semuaanya.
