Bissmillah.
Assalamu’alaykum.
Hai.
Selamat kembali menikmati tulisan saya di rumah mungil, diblog ini (seperti ada
yang membaca saja :D). Hari ini mau cerita Alhamdulillah saya sudah menjalani
beberapa proses menjelang kelulusan saya dari kampus. Dulu sempat hampir hopeless, apa iya bisa terselesaikan? Bersyukur
punya orang-orang terdekat yang selalu support dan mendoakan. Jujur, untuk bisa
bertahan sampai detik ini pun rasanya memang sedikit mustahil. Tapi bagaimanapun
saya kenyataannya, tetap saja doa-doa
mama, papa, adik-adik, sahabat dan seluruh orang yang mengenal saya itu terus dan
tetap terbang ke langitkan? Jadi bagaimana bisa saya mengecewakan mereka.
Ada
beberapa yang bertanya kemana saya selama ini? Mengapa menghilang? No, I’m okay
and I’m here.
Saya
disini ada sedang menguatkan diri sendiri. Berjalan
menyusuri kampus seorang diri, tanpa teman. Mencatat beberapa bahan ke perpustakaan,
mencari buku dan referensi, membaca tugas akhir teman-teman saya di perpus
kampus. Saya memang suka begini, melakukan sendiri. hehe
Bukan
untuk menghilang.
Saya
tipe orang yang fokus mengerjakan sesuatu makanya saya sedang belajar sambil menempa
diri untuk bisa menghandle dan mengurus sesuatu yang banyak agar kedepannya
saya bisa belajar mengurus sesuatu dalam waktu bersamaan.
Mama
selalu bilang “yang penting kuliah diselesaikan, mau kerja apa aja terserah”
Papa
pun begitu selalu mengatakan hal yang sama “kalo sudah selesai mengerjakan
apa-apa pun enak”.
Tapi
saya yang sangat tergoda dengan hal-hal yang berjudul “mendapatkan uang sendiri”
itulah akhirnya memang benar dapat uang iya, kelulusan tertunda beberapa moment
saya-hanya-menjadi-orang-yang-mengahadiri-undangan-wisuda.
Pada
akhirnya banyak sekali hikmah yang saya dapatkan dari proses ini, yang pada intinya
saya hanya berserah kepada Allah bahwa apapun usaha saya tanpa keridhoan Allah
semua tidak akan berjalan lancar. Apapun itu. Memperbaiki diri, memperbaharui
niat saya.
Berakhir
dengan indah seperti selayaknya skenario yang sudah Allah tetapkan untuk saya,
saya hanya harus lebih,lebih dan lebih sedikit bersabar. Semua akan berakhir
indah.
Hehe…
Curhat
yang panjang ya.
Pontianak,
30 Oktober 2015

