Laman

Kamis, 26 Desember 2013

Harusnya (selalu) bersyukur



Tempo hari saya mengunjungi masjid kampus, entah mengapa saya  merindukan suasananya.
Karena berkunjung ke masjidnya waktu itu libur kuliah, sudah dipastikan masjid sepi.
Saya berjalan dari teras yang ada madingnya, kemudian masuk masjid.
Ga ada ritual apa-apa selain hanya duduk dan membuka mushaf terus membaca alqur’an.
Sampai pada akhirnya saya dikejutkan dengan bunyi uang receh koin,
berderai-derai jatuh ke sajadah.
padahal agak mustahil bunyinya sekuat itu tapi karena suasana sunyi mungkin ya.
Karena penasaran, saya menengadahkan kepala ke shaf shalat di depan.
Apa yang terjadi?
Seorang kakek tua sedang ruku’.
Saya pikir sudah biasalah  ya kita shalat uang jatuh  dari kantong.

Tapi tunggu dulu…
Ini agak mengiris hati saya,
kakek itu sudah agak susah untuk ruku’ dan sujud.
Hingga sampailah pada ia berdoa. Lama dan sepertinya khusyuk.
Lalu kakek itu memunguti uang-uang recehnya.
Kemudian pergi
Saya ini memang agak kepo jadi saya ikuti si kakek sampe ia di parkiran.
dan ternyata…
Si kakek menggunakan sepeda.
saya berdiri di jendela masjid. mengusap air mata.


Secuil kejadian ini membuat saya sangat terteguun malu.
Sehat saja kita masih lalai.
Sakit saja masih manja  >_<
Ah….
Ini hanya secuil kejadian.

apakah engkau baru akan membelalakkan mata ketika allah memberikan segunung kejadian-kejadian lagi?
Betapa sombongnya diri….

:’(
Astaghfirullah.


"Hakikat bermaksiat adalah memerangi Allah. Siapakah lebih bodoh dari makhluq lemah yang memusuhi Dzat Maha Kokoh?"  -Hasan Al Bashri-

Selasa, 24 Desember 2013

complicated?

Pernah ga kamu berada pada kondisi Complicated gitu deh, 
saat memutuskan sesuatu, memilih atau meninggalkan? 
Pernah ga ngerasa kamu orang paling plin plan sedunia?
Complicated gitu deh, mundur atau terus lanjut sama pilihan?
Atau kamu pernah merasa menyesal dengan pilihan?
Merasa sangat memikirkan perasaan orang-orang?
Dan kamu sekarang berada pada titik kebuntuan.
Kalo pernah, hmmm yaa Jangan risau.
lupa? sebab ada allah tempat bersandar dan mengadu.
Dan hanya Dia yang tahu segalanya tentangmu….
lakukan apa saja yang membuatmu nyaman dengan melakoni peran kamu sebagai hamba Nya.

:)

Senin, 16 Desember 2013

berubah



Awal mulanya kagum itu sudah menjadi biasa-biasa saja, menjadi sesuatu yang “ilfeel”, menjadi hambar, menjadi muak ah sudahlah dan menjadi menjadi yang lainnya saat melihat realita tak berbanding dengan alam maya, melihat dengan mata kepala sendiri bahkan rasa-rasanya ingin ingin berteriak didepan mukanya…
“hei kau kira ini patung?”
“hei kau kira ini batu?’



 “Boleh jadi kamu membenci sesuatu padahal ia amat baik bagimu dan boleh jadi pula kamu menyukai sesuatu padahal ia amat buruk bagimu, Allah mengetahui sedang kamu tidak mengetahui” (Qs. Al-Baqarah : 216)