Laman

Sabtu, 13 Desember 2014

ga ada judulnya ^_^V

Assalamu'alaykum :)
haloha ...
hari ini ada kejadian lucu banget! hehee
saking lucunya buat saya, saya kayaknya ga bisa cerita deh ya ^_^V
ajaib, ajaibbbbbbb banget! parah! haha :D
ah udahlah. sampai berjumpa dicerita berikutnya
anggap aja hari ini kayak anak kecil yang lagi dapet permen lolipop. manis, asam, asin. kamu mau?
:P

Selasa, 02 Desember 2014

bertemu (lagi)



Di tempat itu.
Di suasana yang berbeda 
Kita pernah bersisian…
Saling menatap
Seakan saling berkata
"hai, selamat bertemu lagi?"
Padahal nyatanya tak sepatah katapun terucap
hanya sekilas menatap
dengan pikiran yang aku pun tak mengerti
sama atau beda?
bertemu lagi
berpisah lagi
Entah dimana saja.
Aku hanya mengingat disatu tempat.
Di tempat itu.
Apakah perasaanku saja?
Ah sudahlah.

Senin, 01 Desember 2014

tanya (?)


Yang dibutuhkan adalah mencerna kata dalam diamnya,
menelisik setiap perputaran waktu
Apakah aku memang bersalah ?
Membiarkan mereka tertawa diatas komedi putar
Apakah aku memang bersalah ?
Menyedihi diri karena sang dandelion terbang
Apakah aku memang bersalah ???

Musim kenangan



Hujan seringkali mengingatkan kita tentang kenangan-kenangan yang tak kunjung usai. Seakan-akan ketika hujan datang menghampiri kenangan pun ikut bergelayut dengan manja menjamah kita yang dirundung kerinduan yang teramat sangat.

Jumat, 31 Oktober 2014

Saya bukan aisyah

Suatu hari saya yang berjalan sendiri dikoridor kampus tiba-tiba dikejutkan dengan suara orang berteriak memanggil saya, eh bukan saya.  Tapi seperti memanggil seseorang.
“aisyah, aisyah….”
Saya masih cool sebab setelah saya dengar bukan nama saya pun yang dipanggil
”aisyah tunggu, aisyah”
Saya juga masih tak peduli yang saya dengar bukan nama saya
“aisyahhh….. aisyah riandini……”
Lha itu nama saya tapi kok????
Sayapun menoleh dan betapa kagetnya saya ternyata seseorang yang memanggil aisyah itu teman saya.
wati, lain kali panggil atika aja
abis aku suka manggil kamu aisyah

duh, gubrakkkk….apa hubungannya atika dan aisyah???  Saya bukan aisyah.

Senin, 15 September 2014

liburan dan Mudik :)


 Assalamu’alaykum …. Haloha :)
Alhamdulillah masih di berikan kesehatan. Oh ya blogger, saya mau cerita-cerita nih tentang pengalaman mudik terjauh saya …. Hehe berasa blog ada yang baca aja yak. Oke sebelumnya saya mohon maaf lahir dan batin ya temanteman ^_^V

Saya akan mulai cerita perjalanan mudik saya ke Medan, Sumatera Utara.  dimulai pada hari jumat 25 juli 2014 saya, mama, papa, dan kedua adik saya dini dan fatur memulai perjalanan menuju bandara supadio Pontianak untuk terbang ke batam. Sebenarnya ini bukan kali pertama saya pergi ke Medan, saya ingat waktu terakhir kesana tahun 2003 yaa kira-kira 10 tahun yang lalu saya ga pernah ke Medan lagi. Bisa di bayangkan dong betapa saya sudah agak lupa bagaimana pemandangan kota medan. Oke lanjut cerita saya dan keluarga tiba di batam kemudian melanjutkan penerbangan lagi ke medan. Akhirnya sampai juga ke kota medan tepat azan maghrib berkumandang. dengan ke speechless an saya melihat bandara Kuala Namu yang kata mama saya persis di Jeddah. Luar biasa. Dan perjalanan menuju kampung papa masih jauhhh…. Hilang rasanya kelelahan saat di jalan.

Selama di sana kita berada di sebuah desa yang di huni oleh orang-orang jawa, jadi judulnya aja pulkam ke medan. Tapi  Rasanya mah di tanah jawa hehe. Saat lebaran disana ada sesuatu yang di cari. pasti kakek dan nenek. Karena nenek dan kakek sudah di panggil Allah, saya hanya bisa berdoa saja semoga kelak di tempat terindah yang Allah siapkan, kami bisa berkumpul kembali. Aamiin. 

Pada hari kamis 31 juli 2014 kita pergi ke Berastagi. Nah tempat ini saya pernah kunjungi waktu pertama kali ke Medan tahun 96 atau 97 gitu deh, kalo ga ada foto-fotonya mungkin saya juga udah lupa kalo saya pernah berkunjung kesana.  Waktu kita  kesana pada hari ke empat idul fitiri yang manusianya sedang padat-padatnya kaya semut… rameee banget dan Karena arus macet  jadilah kita mengelilingi Berastagi yang sampai sekarang pun saya ingat betul betapa “horror” nya selama masa perjalanan pulang yang begitu menegangkan adalah jalan berliku dan berkelok serta hujan dan petir yang menyambar di tambah lagi macet. Wuidih benar-benar perjalanan yang penuh zikir, ikhtiar dan tawakkal  deh. Betapa Allah masih sayang dengan memberikan begitu banyak cerita di setiap perjalanannya. Masya Allah.

Ada jeda 1 hari buat istirahat, hari sabtu nya 02 agustus 2014 kita naik bentor ( becak motor) keliling kota medan dan melihat keadaan di jalanan dan disana lah sepuas-puasnya mengambil moment terbaik buat di dokumentasikan hehe…  

perjalanan berlanjut hari minggu 03 agustus 2014 kita mengunjungi dua tempat dan sebelumnnya kita melewati Universitas Sumatera Utara. Tempat yang di kunjungi pertama adalah Wildlife gallery milik pak Rahmat shah (ayah raline shah) ya Allah itu museum satwa yang sudah di awetkan, ketika masuk agak takjub tapi lumayan bikin bulu kuduk merinding ding :D melihat beruang kutub segede gaban, ular puanjanggggg melingkarrrrrr muehehe. Dan kemudian tempat kedua adalah Istana Maimun yeeeah! Finally, Alhamdulillah kesampean jugak ke sana. Secara anak sejarah gitu, sayangnya ga ada satu orangpun di sana yang bisa ditanya-tanya kayak biasa saya ikut study tour ke tempat bersejarah. Jadi  Cuma jeprat-jepret. Petualangan selesai.
07 agustus 2014 akhirnya kita pulang ke Pontianak…………………..
Semoga masih di beri kesempatan, kesehatan serta kekuatan untuk bisa kembali lagi menemui keluara sanak saudara disana. aamiin
Itu perjalanan terakhir di kota medan, kelihatannya sih masih kurang puas yak. Tapi bagi saya ini pengalaman paling lama berada disana dan paling banyak hikmahnya. Disini juga ada beberapa foto yang bisa saya share ke teman blogger semuaanya. 
Enjoy it.

Kamis, 26 Juni 2014

oohh dan ups



Kadang saya sendiri suka berfikir tentang perasaan-perasaan saya sendiri. Tentang bagaimana jika saya menyakiti kawan akrab saya, bagaimana jika sikap saya salah di depan dosen, atau tentang-tentang lainnya.
Betapa saya sering menjadi kikuk dengan orang-orang baru,saya sangat malas untuk menyapa orang, menyapa kawan sekolah dulu. Betapa saya sangat pesimis dengan pekerjaan saya sendiri.
Mereka pernah ga merasa seperti saya?
gapernah ya?
ya sudah lah.