
Senin, 26 September 2011
Kamis, 08 September 2011
Madrasah-ku (Moment Liburan)
Bismillahirrahmanirrahim…
“Jejak-jejak itu jangan sampai membekas sebentar saja seperti buih-buih di Lautan…”
Ba’da Liburan Lebaran yang me-Refreshkan Otak kita sejenak dari hiruk pikuk rutinitas kita sebagai Mahasiswa dan pekerja sudah waktunya untuk kembali ke Amanah sebagai makhluk pilihan Allah.
Cerita sedikit waktu liburan beberapa waktu yang lalu…
saya di beri kesempatan untuk bisa pulang ke kota kelahiran saya yaitu Ketapang, sebuah kota kecil yang menghuni sebagian dari Kalimantan barat ini, tak ada yang berubah kok masih sama kota ramah dari sapaan orang-orang Melayu itulah mengapa saya selalu bela-belain tetap pulang alasannya mah karena Rindu. Terlalu banyak cerita saya disini di kota ini, 20 Tahun sudah dititipkan Allah umur saya masih tetap merindukan kota ini, masih inget banget deh waktu duduk di Madrasah ibtidaiyah saya dan teman-teman masih kelas 6 SD kalo ga salah nekat bermain ke Pantai Tanjung Belandang yang jaraknya jauh sekali dari kota dan lebih gila lagi kami hanya menggunakan sepeda seperti kisah petualangan anak-anak pantai kalo inget zaman baheula hmmm..karena belum zamannya kamera jadi tak ada dokumentasi gambar yang ada hanyalah sebuah memory sejarah yang tersimpan di sebuah tempat saja yaitu hati dan pikiran.
Mengapa saya jadi teringat?
Jawabannya...
Karena saya tak pernah melupakan sedikitpun dan secuilpun kisah kita…sahabat.
Belum lagi haru birunya suasana madrasah ibtidaiyah pada saat Upacara, kurang petugas! Itulah berbedanya sekolah di kota kecil ini ^^
Wah…rindu ya? Hmm…ntah kemana teman-teman SD saya ini,semoga kalian tetap sukses ga hanya di dunia tapi akhirat juga ^^ sehingga kita bisa reunian disana..Hmmm. diSURGA. Amin ya Allah.
Lanjut ke cerita,
Setiap liburan saya menyempatkan diri untuk menyusuri kota ketapang, ga sengaja pengen banget jalan-jalan ke madrasah. Jadi sore itu saya sendiri dan menggunakan sepeda motor milik adik saya, saya menyusuri jalan s.parman dan membeloki sebuah tikungan kekiri lalu lurus dan sampai pada sebuah sekolah berpagar tinggi itulah Madrasah Ibtidaiyah tempatnya Kita dulu yang memang sudah banyak perubahan dan kemajuan Alhamdulillah,karena agak malu jadi saya hanya lewat di luar pagar tinggi itu kalo di liat-liatpun sudah banyak kelas tak seperti 9 atau 10 Tahun yang lalu.
Sudah waktunya pulang ke tempat menuntut ilmu…
Waktu boarding pass eh…saya ketemu guru SD saya Pak Rahmat yang merupakan guru bahasa inggris dan ada pak Adlan juga merupakan wali kelas ketika kelas 6 tapi ga sempat untuk mengobrol karena harus berpisah di pelabuhan dan mereka masih mengajar di Madrasah Ibtidaiyan Negeri Ketapang lho,Subhanallah...
“Masa-masa paling indah,masa-masa di madrasah…tiada kisah paling indah kisah kita di madrasah”
Kayfa haluk, akhi wa ukhti?
Salam persahabatan,
ketapang 4 Syawal 1432 H
Langganan:
Komentar (Atom)
