Laman

Minggu, 12 April 2015

Perpisahan selalu berjejak



Perpisahan, sebuah kata yang selalu identik dengan suasana menyedihkan.Aku heran.Mungkin itulah mengapa orang-orang selalu menangis saat perpisahan itu tiba.Terkadang kita juga, kan?Kenyataannya, memang ada perpisahan yang memaksa, ada juga perpisahan yang tidak terduga yang berakhir dengan saling pergi meninggalkan jejak.Yah, begitulah kehidupan. Adakalanya kita berdiri tegar memandangi perpisahan, tapi adakalanya kita tersungkur rapuh.Bagaimana kalau kita balik?Pernahkah kita sejenak berpikir bukan dari sisi kita yang berdiri tegar itu, bukan kita yang berdiri menangis itu bukan kita yang melepas itu tapi dari sisi yang pergi. Iya, yang pergi meninggalkan kita. Yang pada akhirnya terciptalah perpisahan. Pernah tidak? Kalau iya, Kurasa ceritanya tidak akan begitu. kurasa.
.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Ga ada manusia yang sempurna, silahkan berkomentar..Terima Kasih :)