Laman

Kamis, 11 Januari 2018

2017 penuh warna episode 2 (end)

Bissmillah
Nah akhirnya saya membaca bio yang sangat detail tentang dirinya. Tiba-tiba saya teringat dengan bio saya yg asal-asalan tanpa foto pula. Ya Allah tikaa. Saya istikharah lagi 1 pekan sampe akhir september.
Mulai keinget-inget jaman masih awal-awal kuliah waktu belum hijrah ada satu insiden kecil yang mempertemukan kami kala itu. Tapi biarlah kisah itu jadi kenangan indah, unforgettable moment :) ciee...

Oktober 2017 tepatnya senin tgl 9 masuk WA dari seorang kakak "tika ikhwannya ada di ketapang, sore ini ya ta'aruf"
Dengan hati udah campur aduk rasanya hari itu mual-mual dan pusing saking gugupnya.
Proses ta'aruf yang bagi saya pertama kalinya, karena dulu waktu kuliah juga punya janji sama diri sendiri kalo boleh ta'aruf maunya hanya 1 kali dan langsung menikah. Tapi itu hanya impian krn dilapangan bisa jadi udah ta'aruf berkali-kali kalo belum jodohnya ya gimana. Ikhtiar aja.
Ta'aruf berjalan lancar walau hal-hal yg ditanyakan masih umum dan ga detail. Terus terang baca bio dia aja saya udah jelas tentang dia nya.  Pekan berikutnya silaturrahim dan mulai pertemuan keluarga. Untuk memperkuat hati terus istikharah.
Akhir Oktober 2017 saya di khitbah dan  penentuan tgl walimatul 'ursy. Alhamdulillah memiliki orang tua yang sangat pengertian dengan anaknya ini hehe. Rasanya mimpi. Prosesnya bisa mudah dan secepat itu. Ya Allah.. Maka nikmat Tuhan mu yang manakah yang engkau dustakan?
November 2017 persiapan walimatul 'ursy dan segala macam dokumen yang diperlukan buat nikah. Sekali lagi terima kasih kepada mamak, papah _ bapak, mamak yang telah memudahkan kami berdua dalam menuju ke pernikahan ini.

Akhirnya tersebutlah tgl 24 Desember 2017 menjadi hari bersejarah bagi kami berdua. La haulawalaquwwataillabillah ~

Desember 2017 bulan penuh kenangan dan penutup tahun yang indah bagi seorang Atika Riandini :)
Dalam 1 tahun di 2017 banyak banget yang udah terlewati suka duka. Tapi Allah tahu yang terbaik bagi Hamba Nya dengan  cara yang indah Allah kemas itu. Masya Allah. Tabarakallah.

Buat Suamiku tersayang, Jaka Pratama 💙 Terima kasih telah memperjuangkan aku sedemikian rupanya. Wanita tidak sempurna yang penuh sekali khilaf dan dosa ini. Semoga engkau bersabar dalam membimbingku.
Thank you for being my Amazing Partner.  May Allah bless us.
Semoga Allah Menjadikan keluarga kita Sakinah Mawaddah wa Rahmah. Dipenuhi keberkahan, kebahagian dan kebaikan sampai Jannah Nya. Aamiin.
Mencintaimu karena Allah 😘


Ketapang, ruang kontemplasi 11 januari 2018

2 komentar:

Ga ada manusia yang sempurna, silahkan berkomentar..Terima Kasih :)