Laman

Jumat, 13 November 2015

Sebut saja kenangan

Kadang-kadang rasanya tidak percaya bisa melewati ini semua, ingin bersyukur. 
Dipertemukan (kembali) dengan kenangan lama waktu masih berseragam putih abu-abu. sebut saja itu kenangan. walau tidak ada foto yang membekas, entah tulisan puisi yang membawa perasaan ke zaman itu tetap saja itu suka teringat-ingat. kekaguman yang terlalu berlebih-lebihan memang tidak baik, kita jadi membutakan segala sesuatu yang tampak baik di luaran tapi buruk pada kenyataannya. ah, malu sekali. tapi lagi-lagi bersyukur. memang terkadang kita harus diingatkan kembali, sebab kita manusia, bukan malaikat. sebab kita pasti punya dosa.

Takut dan khawatir itu terulang kembali, menyia-nyiakan waktu hanya untuk hal-hal semu semacam itu. 
saya hanya takut--sungguh. cukuplah dirasakan sekali, saat berseragam putih abu-abu. 
sampai kelak saatnya akan tiba..
saya berdoa "Tuhan, kalau sudah waktunya. pertemukanlah"

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Ga ada manusia yang sempurna, silahkan berkomentar..Terima Kasih :)