
“Malam itu pekat, maka bukalah tirai cahaya itu dengan keyakinan yang kuat… jangan takut bukalah sekuat tenagamu dan sebisa mungkin dengan kemampuanmu Hingga tabir kemenangan itu terbuka lebar dan kau akan merasa keringatmmu dapat tercium dari kejauhan….bukan karena menampakkan diri tapi karena kau yakin, yah yakin!”
Dan keyakinan itu yang membuat aku tahu bahwa kau bukan pembawa tulang rusuk ku…
Mengapa malam ini langit sendu ya? Bukan salah aku kan? Bukan …sejak berita itu terdengar dan seminggu lagi hari bahagia itu datang kan?
Bukan…
Aku mengerti karena semua sudah tertulis di lauhul mahfudz
Bayang-bayang berpapasan terakhir kali itu seakan hadir lagi, ya aku sengaja bersikap biasa saja.
karena kau bukan pembawa tulang rusukku… bukan pembawanya..
Maafkan aku…
O9 Maret 2012, 21.30 WIB
Khatulistiwa (terinspirasi dari cerita sahabat)
iya memang bukan kisah ali dan fatimah ^^ berharap sama manusia pasti kecewa :(
BalasHapus